Your name
Author

Taste of The Journey of Life

"Flat" itu mungkin kata yang sering disematkan oleh aku untuk perjalanan hidupku.Ya... menurut gue hidup itu datar kayak roti tawar harga Rp.500 kalo buat yang lain gimana???
Hidup gue sangat standar,mulai dari kebiasaannya,ekspresi,dan hari demi hari yang dilewati.Kebiasaan gue mulai dari bangun tidur,lalu melaksanakan ibadah sesuai agama kalo gue kan islam.Sebagai orang islam yang patuh agama maka gue sholat shubuh,terus mandi,berangkat sekolah,belajar,sholat dzuhur,lalu sholat ashar,pluang ke rumah terus mandi,sholat maghrib,baca Al-Qur'an,terus sholat isya,dan akhirnya sleep again.
Ekspresi... gue sangat datar dalam ekspresi cuma nyapa dengan senyum ke semua orang.Makanya ikutan Ekskul Teater biar bisa ngolah ekspresi.
Hari demi hari pun dijalani dengan kebiasaan standar secara berkala.Paling kalo liburan biasanya sekolah diganti dengan main ke Warnet atau Tidur di rumah
Gak ada spesial di hidupku.Baru ketika tahu tentang cinta ada perbedaannya.Meskipun Cinta membuat hidup seseorang berwarna,tapi gak bisa hilang kebiasaan hidup yang udah standar.
Tapi disamping kehidupan gue yang "Flat" tapi gue bisa berkarya.Kayak bikin cerita di media sosial buat remix lagu,dll.Jadi hidup Single itu membuat kita "Flat" tapi kita bebas berkarya,kalo pacaran serasa ada batasan,apalagi menikah...,Kalo enterpreneur terlalu Sibuk
‪#‎TasteofTheJourneyofLife‬
 

Ujian

Part 1

Siapa yang gak tau dengan kata ini.Kata ini udah kagak asing di dalam bidang apapun.Gue akan bagi cerita gue di dunia pendidikan.
Semua orang pasti udah tau kalo di dunia pendidikan,namanya "Ujian" pasti ditakuti dan disegani,dipersipakan secara matang dan sudah tentu ketika meghadapinya digunakan bahkan menghalalkan 1000 cara untuk bisa dapetin jawaban ujiannya... 
Tapi gue beda dari yang lain kayak muka gue juga beda... yang lain tampan gue malah sering disebut Simpanse,kera,dsb."Ditakuti" kayaknya kata itu lebih tepat digunakan di hidupku dalam dunia pertemanan dan pacaran Malah kalo ujian dan hari ujian biasanya orang awam memperbanyak menghafal an membaca.
Kalo buatku,ujian biasanya dihadapin dengan senyuman dan berdo'a ke Alloh SWT.Gue jarang menghafal dan membaca,itu udah jadi "Lifestyle" gue.Aku lebih suka memahami dan engulang kembali pelajaran yang telah dipelajari.
Apalagi Baru minggu kemarin semua murid SD,SMP dan SMA Menghadapi ujian Akhir semester.  Congrats buat yang udah ujian dan semoga nilainya bagus dan yang bikin horror yaitu gak di remedial. 

Part 2

Malah Gue Pernah pas hari ujian gue main PS2 sama internetan.Tapi hasilnya memuaskan.Gue dapet peringkat dua nilai terbaik Ujian Nasional di SMP Negeri dengan nilai 34,35.
Jadi waktu itu gue main "PES" sendiri pas pulang sekolah di rental PS2,terus ditanya sama penjaga rentalnya "Kamu gak belajar,Gak Ngapalin???" gue jawab "Saya memang lagi ujian pak tapi saya jarang menghafal,paling cuma mengulang kembali pelajaran dan memaha
minya". Penjaganya langsung bilang "weyy  Gaya,di masa ujian kayak gini masih bisa tenang". Terus gue jawab "Usaha itu harus maksimal tapi hasilnya ditentukan oleh Alloh SWT". Terus gue main sampai selesai 
Persiapan sih... Simple sperti yang udah dijelasin di Part 1 sama kayak cinta kalo dimengerti dan diingat kembali masa kebersamaanya.Dijamin Langgeng Brow 
"Jangan terlalu matang,nanti bisa hangus" itu kata Alm. Ibu pas masak ayam goreng.Sama Kayak ujian kalo terlalu matang hasilnya akan bagus tapi otak kita sulit mencerna.
Jadi itu pengalaman gue di dunia pendidikan tentang "Ujian".Ujian hanya mencoba kita tuk mengevaluasi sbebrapa jauh kita melangkah atau memahami pelajaran.
Nih pesan dariku "Examination will be success if you can make it easy.And how to make it easy is understand and repeat again the lesson"

‪#‎LessonandExamination‬

Cinta

Part 1

Itulah yang sekarang ada dalam benakku.Sebenarnya dulu aku tak tahu apa itu cinta?Bagaimana Rasanya?dan kapan terjadinya?
Namun sekarang aku sadar.Apa itu Cinta?Bagaimana Rasanya? dan Kapan Terjadinya.Berawal dari masuk ke jenjang SMK
Dia sangat indah,meskipun menurut orang lain tidak.Spesial??? Ya,dia merupakan wanita yang berarti di hidupku selain ibuku.Baik sekali orangnya.
Tetapi,dia pemalu mirip kucing Anggora.Ada pepatah mengatakan "Tak Kenal maka Tak Sayang".Maka aku baru mulai mengenalnya lebih dekat lewat social media.
Meskipun satu sekolah, gue jarang bicara padanya.Seseringnya kami berkomunikasi lewat jejaring sosial.Kejadiaannya kocak berawal dari sebuah kesalahan "typo".saya gak akan cerita lebih jelasnya takut tersinggung... 
Part 1 ‪#‎FirstloveandLastlove‬

Part 2

Lalu gue coba nanya tentang kehidupannya lebih dalam.Pertama aku nanya udah punya pacar.terus disitu gue langsung nyatain perasaan ke dia... 
Dari kejadian itu,inbox ga di read 3 kali.Nah disitu diriku mulai curhat ke kakak kelas yang berpengalaman.Udah itu gue langsung minta maaf ke yang bersangkutan (yang ditembak). Baru inboxnya di read... 
Di sekolah dia tersenyum malu.Tiap hari,tiap ketemu,dia senyum aku pun senyum dengan semyuman "cool" 
Dari sana juga mulai keseringan main media sosial biar bisa mantau.
"Tiada Rotan akarpun jadi" tiada pertanyaan jawaban pun jadi.Dia bilang juga punya rasa yang sama cuma dia takut kalo kedepannya gak bener.Tapi gue coba untuk yakinin dia kalo sebenernya gue ini tulus.
Namun dia masih gak percaya. Ya.. disitu gue agak menyesal ,tapi disitu aku coba tuk berkarya biar bisa yakinin dia.
Intinya "Kita harus coba meraih apa yang diinginkan meskipun apa yang diinginkan kita mungkin gak akan tercapai".
‪#‎FirstloveandLastlove‬
KaryaMeidy Pratama

Popular Posts

Kontributor

Translate